DUA JENDERAL BESAR BICARA TENTANG GESTAPU/PKI
(Pengantar Sejarawan Prof. Dr. Taufik Abdullah)

Author: Anton Tabah
Publisher: Penerbit dan Percetakan CV. Sahabat
Year: 1999
ISBN: -

KUTIPAN DARI BUKU:
Siapa Anton Tabah. Media massa dan para pakar berbagai disiplin ilmu telah mengulas siapa beliau. Semua adalah berkat ketekunan seorang perwira Polri yang inovatif yang telah menulis ribuan artikel sejak masih berpangkat Letnan. Sejak 1991 sampai sekarang telah menulis belasan judul buku dan buku "Dua Jenderal Besar Bicara tentang Gestapu" ini adalah karyanya yang ke-14.
Semula, Letnan Kolonel yang masih tetap sendirian ini tak menyangka karyanya akan dibaca bahkan dijadikan nara sumber berbagai pihak, apalagi dihargai. Terbersit dalam hatinya pun, tidak. Malah suatu ketika ia pernah dinilai melanggar hierarkhi militer karena menulis artikel. Apa hukumannya? Ia "dibuang" ikut operasi Seroja di Timor-Timur selama 3 tahun (1985 - 1987). Namun ketabahan tak pernah sia-sia. Dari rangkaian ketekunannya itu, 2 tahun berturut-turut Anton mendapat Award. Tahun 1998 sebagai "The Best Executive of The Year" dari Yayasan Tridharma Adikarya dan tahun1999 mendapat Award "Tokoh Peduli Bangsa" dari Yayasan Pengembangan Karier dan Budaya Jakarta. Berbagai award itu membuat Anton makin dikenal luas dan mendapat penghargaan khusus dari Menhankam/Panglima TNI. Letkol Anton pun dipilih menjadi Sekretaris Mantan Presiden RI. (sesuai UU Protokol Negara)
Ia memang pantas mendapat award itu. Seperti kepeduliannya berpihak dan membela kebenaran berdasar perintah Allah; "Jangan kau simpan kebenaran itu jika kau mengetahui". (Al Quran, II ayat 42). Itu Pula yang mendorong Anton menulis buku G-30-S/PKI yang akhir-akhir ini cenderung diputarbalikkan oleh orang-orang yang pro PKI dan simpatik terhadap Komunisme. Buku ini pantas dibaca semua pihak apalagi generasi muda yang tak mengalami langsung bagaimana keganasan dan kebiadaban PKI.