


Kesaksian Sejarah H. Probosutedjo:
Runtuhnya Pemerintahan Bung Karno – Pak Harto – BJ Habibie – Gus Dur
Author: H. Probosutedjo
Publisher: Gemah Ripah, Jakarta
Year: 2001
ISBN: 9798679032
KUTIPAN DARI BUKU:
H. Probosutedjo, lahir di Yogyakarta, 1 Mei 1930. Sebagai mantan “guru sejarah” di Lembaga pendidikan Nasional Taman Siswa, tidak mengherankan jika nasionalismenya sangat menonjol dan berani menentang arus. Ia tetap teguh dan bertahan pada sikapnya bahwa yang benar harus dibenarkan dan yang salah harus disalahkan.
H. Probosutedjo prihatin, zaman revolusi phisik, zaman Orde Lama maupun Orde Baru, perjalanan sejarahnya seakan-akan berulang kembali. Keruntuhan kedua orde itu selalu ditandai dengan berbagai krisis, baik krisis ekonomi, sosial budaya maupun krisis kepemimpinan dan krisis moral. Bung Karno, jatuh antara lain: karena sanjungan orang-orang disekitarnya yang membuat laporan asal bapak senang.
Bung Karno diangkat jadi presiden seumur hidup, tapi belakangan orang-orang yang mengusulkannya justru yang menjerumuskan dan menghujatnya. Apa yang dibangun Bung Karno yang disebut Nation and Character Building hancur runtuh berkeping-keping. Bangsa Indonesia nyaris tak memiliki jati diri.
Demikian halnya Pak Harto, disanjung sebagai “Bapak Pembangunan” dan dipuja-puja melalui buku “Manajemen Soeharto”, akhirnya dihujat habis-habisan tanpa rasa perikemanusiaan dan perikeadilan. Apa yang dibangun Pak Harto melalui trilogi Pembangunan hancur berantakan. Banyak orang lupa bahwa yang berhak mendapat puja-puji adalah Allah SWT.